My World

Ufa, where im living now!

Aq bersama ke-3 teman qu yg dari Indonesia tinggal di Kota Ufa. Memang kota ini agak at bahkan tidak pernah sama sekali kita dengar. Ufa merupakan kota yg terletak di tengah Rusia. Dari Moscow memakan waktu perjalan 30 jam menggunakan kereta api, apabila naik pesawat hanya dibutuhkan waktu 2 jam saja. Penduduk dsni juga lumayan padat sekitar 1 juta jiwa. Ufa bukan lah kota wisata, tp kota industri. Ufa merupakan salah satu kota penghasil minyak di Rusia. Jadi tidak terlalu menarik bagi yg suka jalan2. Karena fasilitas wisatanya sedikit. Pabrik2 pun banyak didirikan dsni. Dsni pembangunan kotanya pun mengalami kemajuan yg pesat. Sudah banyak mall2 yg didirikan. Kebutuhan hidup dsni pun juga termasuk mahal. Oh ya ketika musim dingin, dsni dingin sekali. Bisa2 suhunya mencapai minus 40 derajat. Klo sudah musim dingin membuat kami malas untuk keluar, karena dinginnya bisa sampe menusuk tulang rusuk.Ufa juga merupakan sebuah ibukota yang bernama  Baskortostan, yg tentu saja memiliki presiden.Penduduk asli sini bernama baskir, yang face dan tinggi badannya seperti orang Asia umunya. Di Ufa juga terdapat sungai yang bernama sungai putih.

Penduduk dsni sebagian besar beragama muslim. Ufa memiliki masjid terbesar bernama masjid Liapia-Tyulpan. Walaupun sebagian besar penduduknya muslim, tp pengetahuan ttg islam mereka sangat minim sekali at boleh dikatakan mereka buta ttg islam. Walaupun mereka muslim, tapi mereka juga memakan babi, minuman beralkohol pun berjejeran disetiap toko. Kadang km ber 4 jika berkumpul dan memasak daging suka meledek itu daging babi tuh, ia babi halal. Di Ufa terdapat kurang lebih 4 masjid yang letaknya saling berjauhan. Ada hal yg sgt menarik ketika kita berkunjung ke masjid yangmana tidak akan pernah kita temui di Indonesia (klo tidak salah sih, klo salah tolong dimaafkan ya) Biasanya masjid identik dgn tempat sholat dan tempat mengaji. Dsni pun juga seperti itu sih, tp masjid dsni juga tempat meminta doa melalui SULTAN ( Orang yg mendoakan mereka) Jadi penduduk sni, dateng ke masjid hanya sekadar minta didoakan oleh SULTAN. Dan mereka pun harus mengantri sesuai dgn urutan mereka. Rata2 para sultan ini membaca surat fatihah, an nas, ataupun ayat kursi. Para penduduk menceritakan kesulitan yg tengah mereka hadapi, dan mereka minta didoakan supaya kesulitan mereka cepat selesai. Setelah mereka selesai didoakan lalu mereka memasukkan uang ke kotak amal seikhlas mereka yg memang kotak amal itu sudah disediakan di samping meja para sultan.1hari sebelum hari raya islam(idul fitri, idul adha, maulid nabi) penduduk berbondong2 ke masjid untuk di doakan sehingga masjid penuh oleh para peminta doa. Mereka pun rela menunggu sampe di luar masjid. Dan yg uniknya ketika sholat idul fitri at idul adha banyak yg datang hanya sekadar mendengarkan ceramah, setelah ceramah selesai mereka pulang tanpa melaksanakan sholat id. Pemandangan setelah selesai sholat id pun tidak berbeda seperti di Indonesia banyak nenek2 yg menuggu sedekah setelah  para jamaah selesai salat, tidak jarang mereka saling rebut2an satu sama lainnya.

Ketika pertama kali mengetahui hal itu sungguh kaget dan kasihan kepada mereka. Dalam hati saya berkata sedangkal itu kah mereka mengetahui ap itu islam. Kenapa mereka tidak berdoa dan memohon kepada Allah sendiri?? Dan juga penduduk sini dateng ke masjid untuk hanya sekadar berkunjung dan foto2. Lalu saya bertanya dalam diri sendiri, kenapa para sultan itu tidak mengarahkan pada mereka untuk belajar sholat dan membaca quran?? Bukankah doa lebih baik klo kita sendiri yang meminta kepada Tuhan??  Mungkin semua itu terjadi akibat dari komunisme yg terjadi cukup lama di Rusia ini. Dimana orang tidak bisa terang2an beribadah, dan mempelajari agama. Bahkan tempat ibadah dilarang didirikan.

Tapi kini kondisinya sudah lebih baik. Sudah banyak masyarakat bahkan para remajanya mau datang ke masjid untuk mempelajari agama walupun jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Aq pun berkali2 berkunjung ke beberapa masjid pada hari minggu untuk sekadar menambah pengetahuan agama, tapi sayang ap yg saya butuhkan tidak ada. Dsni mereka masih sebatas mempelajari dasar2 membaca dan menulis huruf arab yg klo di Indonesia masih mempelajari dari iqra 1 sampe 6. Yang uniknya lg bukan anak2 kecil yg mempelajari itu tapi para remaja2nya dan ibu2.

Gb.1 ( Sungai putih), Gb 2 dan 3 ( masjid )

9 pemikiran pada “My World

  1. maaf ikut komentar..rasanya ikut bayangin betapa duinginnya rusia kala musim dingin…brrrr…nice experience I thing..yang hanya sekitar 2 drajat aja dah mau beku rasanya apalagi -40 drjat..

    1. Ga perlu minta maaf.. Klo mo ksh komentar silahkan saja, tidak saya larang..
      terimakasih dah singgah dan ksh komen ke blog saya ya🙂
      yah rusia itu klo lg musim dingin, dinginnya memang edan
      sampe nusuk ke tulang
      mau mencoba dinginnya rusia??

  2. assalmua’alaikum
    aku suka dengan tulisan kamu
    bisakan, kamu ajarin aku biar bisa jadi penulis seperti kamu
    terimakasih

    1. waalaikumsalam
      hehehehehhehe
      thx ya atas pujiannya🙂
      tp masalahnya aq bukan penulis, ini hanya sekedar iseng saja
      klo mau tuker2 ilmu boleh kok🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s